PUBLICATION
- Virtual Reality
Virtual Reality (VR) adalah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat berinteraksi dengan lingkungan di dunia maya yang disimulasikan oleh komputer. Melalui VR, pengguna merasa berada di dalam lingkungan itu.
Menurut American Libraries Association dalam Jamil (2018), Virtual Reality adalah simulasi gambar atau seluruh lingkungan yang dihasilkan komputer, yang dapat dialami dengan menggunakan peralatan elektronik khusus. Perangkat itu memungkinkan penggunanya “hadir” di lingkungan alternatif seperti di dunia nyata, terhadap objek dan informasi virtual tiga dimensi (3D) dengan data tambahan seperti grafik atau suara.
- Augmented Reality
Augmented Reality (AR) adalah bentuk aplikasi yang penggunaannya sangat bergantung pada kebutuhan perangkat keras tambahan. AR adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi atau tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi, lalu memproyeksikannya ke dalam waktu nyata.
Tidak seperti realitas maya (virtual reality) yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, dalam pariwisata 4.0, teknologi AR ini memungkinkan wisatawan melakukan berbagai aktivitas mulai dari memesan hotel, mengakses informasi saat berada di lokasi, menavigasi ke dan di sekitar destinasi, menerjemahkan tulisan atau rambu-rambu serta percakapan, hingga menemukan alternatif tempat makan dan hiburan. Semuanya dilakukan hanya melalui aplikasi pada perangkat ponsel pintar kita.
- Internet of Things
Secara sederhana, Internet of Things bisa diartikan konsep teknologi yang terkoneksi dengan internet, biasanya terdiri dari device, network dan application (DNA). Dalam konteks pariwisata, melalui teknologi ini bermunculanlah wisatawan yang melakukan perjalanan secara mandiri. Mereka biasa dijuluki “Self-organised holidays & independent travelers”. Dengan begitu, perjalanan wisata akan mengarah ke individual dan sangat personal (more individual & more personal).
Dari sisi penyedia jasa pariwisata, teknologi internet ini dapat menghemat pengeluaran biaya (cost reduction), waktu, dan mengatasi hambatan geografis. Penyedia jasa pariwisata dapat dengan mudah memasuki pasar luar negeri dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Sebaliknya, pelanggan dapat dengan mudah menjangkau para penyedia jasa pariwisata tersebut.
- Unsur Teknologi dalam Pariwisata 4.0
Pariwisata 4.0 (tourism 4.0), pada dasarnya adalah pemanfaatan perkembangan teknologi pada industri 4.0. Dari berbagai referensi serta pengamatan di lapangan, pariwisata 4.0 menjadikan Information and Communication Technologies (ICT) sebagai tulang punggungnya.
Peceny, Urška Starc (2019) telah mengembangkan konsep mengenai ekosistem teknologi yang menjadi “enabler” bagi perkembangan pariwisata 4.0. Beberapa teknologi yang paling penting dalam ekosistem teknologi pariwisata 4.0 yaitu IoT (Internet of Things), Big Data, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), Technology-based Business Models, Mobile Technology, Artificial Intelligent (AI) dan Robots.


