TENTANG KAMI

Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2015 lalu jadi momen istimewa. Saat itulah Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia berdiri. Diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, H. Ahmad Heryawan, Lc., pembangunan Museum Pendidikan Nasional menjadi salah satu bentuk tanggung jawab UPI sebagai perguruan tinggi yang peduli pada kelestarian warisan sejarah budaya bangsa, khususnya di bidang pendidikan.

Apa yang berbeda dari kami? Museum Pendidikan Nasional tidak sekadar memamerkan benda koleksi yang berasal dari masa lalu. Di museum ini, kami sajikan juga bagaimana pendidikan di masa yang akan datang, karena saat ini pendidikan bersifat forecasting atau ramalan. Artinya, selain menyajikan sejarah pendidikan masa lalu, museum ini juga dapat menjadi tempat mempelajari pendidikan di masa depan.

Keberadaan Museum Pendidikan Nasional diharapkan menjadi wahana pusat penelitian dan sumber pembelajaran yang dapat meningkatkan kompetensi pendidik maupun wawasan pembelajar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, museum ini juga dapat menjadi tujuan wisata budaya, mulai dari tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.

Museum Pendidikan Nasional merekam jejak sejarah pendidikan nasional melalui upaya konservasi, edukasi, riset, serta rekreasi yang “Leading and Outstanding“. Melalui wahana yang tersedia, pengunjung museum ini tidak hanya bisa melihat koleksi (something to see), tetapi juga bisa melakukan sesuatu (something to do) dan berbagi  pengalaman (something to share), serta membeli sesuatu yang dapat menjadi kenang-kenangan (something to buy).

VISI

Menjadikan Museum Pendidikan Nasional sebagai lembaga konservasi, edukasi, dan riset tentang perkembangan pendidikan Indonesia serta rekreasi yang “Leading and Outstanding”.

MISI

  1. Memelihara warisan pendidikan Indonesia;
  2. Menjadi pusat studi sejarah pendidikan Indonesia;
  3. Mengembangkan museum sebagai pusat studi sejarah dan pendidikan guru di Indonesia;
  4. Mengembangkan museum sebagai pusat informasi yang edukatif, kultural dan rekreatif;
  5. Meningkatkan kesadaran sejarah dan kepedulian menggali nilai-nilai pendidikan berbasis budaya lokal dan nasional Indonesia.

     |   BERKUNJUNG|    KEGIATAN  |   FASILITAS|    PUBLIKASI

MOBILE RESPONSIVE